Slider

News

3DS Max

After Effect

Blender

Photoshop

Style5[ImagesOnly]

Membuat Animasi Bendera Realistis Dengan 3DS Max

percobaan
percobaan Menulis kembali tutorial disini, serasa bertemu kembali dengan teman yang udah lama banget gak ketemu. Agak kaku-kaku gimana . . . gitu .

Ya . . walaupun agak kaku dalam merangkai kata, saya tetap memaksakan membuat beberapa langkah tutorial ini, sekedar untuk membuat website ini tetap fresh dengan konten anyar. Walaupun sebenarnya tutorialnya simple, saya harap tutorial ini bermanfaat bagi yang sedang belajar.

Ok, langsung aja ya. Di Tutorial ini saya akan menjelaskan beberapa langkah untuk membuat animasi bendera yang nyaris realistis. Sebenarnya dulu-dulu saya pernah membuat tutorial tentang cara membuat animasi bendera menggunakan reactor. Tapi berhubung sekarang reactornya sudah diganti, jadi disini saya akan memperbarui caranya menggunakan tool terbaru.


Cara kerjanya masih sama, berbasis simulasi. Namun, kali ini simulasi akan berjalan langsung di viewport dan fungsi-fungsinya jauh lebih canggih dari fitur simulasi-nya reactor. Berikut adalah hasil yang saya dapatkan.


Nah, langsung aja ya gaes. Berikut tutorial nya . . .


1.    Di viewport Top, buatlah Plane dengan Length=130 dan Width=250. Atur juga nilai Length Segs=30 dan Width Segs=50.


2.    Tambahkan modifier Poly Select, lalu masuk ke mode seleksi vertex. Aktfkan use soft selection , lalu seleksi beberapa vertex yang berada di sisi kanan seperti gambar dibawah.


3.    Masih vertex dalam keadaan terseleksi, tambahkan modifier Noise. Pada parameternya, atur nilai Scale=200, aktifkan ceklis Fractal atur nilai Strength pada X=300 sehingga vertex akan terlihat kusut pada ujungnya. Untuk menonaktifkan seleksi vertex,  Tambahkan modifier Edit Poly .


4.    Ok, sekarang buatlah tiang menggunakan Cylinder diujung bendera seperti gambar dibawah.



5.    Sekarang, masukkan Wind pada panel Create > Space Warps > Wind. Drag di viewport Left seperti gambar dibawah.
 




6.    Mungin arah angin akan berlawanan dengan arah kibaran bendera. Untuk itu, gunakan Mirror tool dengan Axis=X lalu tipe Clone Selection=No Clone sehingga hembusannya menjadi searah.



7.    Tambahkan modifier Cloth pada plane, lalu di parameter, klik tombol Object Properties untuk membuka jendela Object Properties.

 

 

8.    Di jendela object properties yang muncul, seleksi objek Plane lalu pilih tipe Cloth dengan Preset Wool.


9.    Tekan tombol Add Objects lalu pada jendela baru yang muncul, pilih Cylinder dan tekan tombol Add.


10.    Pilih objek Cylinder di panel  Object in Simulation, lalu pilih tipe Collision Object. Tekan Ok untuk menutup jendela.



11.    Buka tanda plus (+) pada modifier cloth, lalu pilih Group dan seleksi 3 grup vertex seperti gambar. Di rollout Group, tekan tombol Make Group maka akan muncul jendela baru. Di jendela ini, ubah namanya menjadi kait.


;.

12.    Seleksi grup kait, lalu tekan tombol Surface dan klik pada objek Cylinder. jangan lupa nonaktifkan sub-menu Group di modifier cloth. Sekarang, ketiga vertex yang tadi terseleksi akan mengait ke objek silinder saat disimulasikan.



13.    Di rollout Simulation Parameters, aktifkan ceklis Self Collision dengan nilai 1.


14.    Seleksi objek  wind, lalu atur parameter Strength=18, Turbulence=0.2, Frequency=0.1 dan Scale=0.5.


15.    Seleksi kembali objek Plane, lalu tekan tombol Cloth Force. Di jendela force yang muncul, seleksi objek Wind yang berada di daftar kiri, lalu tekan tombol panah yang menunjuk ke kanan sehingga objek wind, sekarang pindah ke daftar kanan.



16.    Ok, tekan tombol Simulate untuk mulai Simulasi.



17.    Tambahkan modifier Turbosmooth agar mesh lebih lembut,kemudian tambahkan modifier Shell supaya plane lebih tebal.



Nah, hasilnya cukup memuaskan kan ?

Well, kalau hasilnya dirasa kurang memuaskan, anda bisa bereksperimen dengan nilai-nilai di menu properties agar kibaran bendera benar-benar terlihat nyata seperti kain. Karena ada kalanya bendera berkibar seolah terlihat tebal seperti karung goni.

Di tutorial ini, saya menggunakan preset kain wool karena dirasa paling cocok gerakannya. Namun, anda bisa mencoba menggunakan menu lain dengan setingan sendiri agar lebih paham dengan berbagai fungsi disana.

Untuk hasil diatas, saya merendernya menggunakan engine vray dengan di tambah material tentunya.  Untuk tutorial pemberian material dan rendering, nanti deh kapan-kapan saya sambung lagi.

Untuk sekarang, mungkin hanya ini saja, maaf kalau ada kata yang kurang berkenan, dan semoga bermanfaat.

Wassalam . . .

Filter Kamera Untuk Memotret di Tempat Gelap

percobaan
percobaan Engineers dari universitas Utah baru-baru ini membuat filter kamera yang mampu menghasilkan gambar yang tajam, dan terang meskipun dalam suasana yang kurang cahaya.

Profesor Rajesh Menon, pembuat filter kamera ini menjelaskan kalau filter ini mampu membuat gambar lebih terang sampai 3 kali lipat dibandingkan filter pada umumnya. Selain itu, filter ini akan membuat hasil jepretan anda menjadi lebih bersih tanpa bintik-bintik yang biasa di dapat ketika memotret di tempat gelap.



Filter ini dapat digunakan pada berbagai jenis kamera digital, namun saat ini pak Menon sedang mengkhususkan filter ini untuk kamera smartphone saja.

Untuk lebih jelasnya tentang filter terbaru ini, bisa langsung mengunjungi laporannya di halaman universitas Utah disini.

http://unews.utah.edu/bright-idea-for-lowlight-photography/

Disney Research - Metode Baru Untuk Simulasi Kain (8X lebih cepat!)

percobaan
percobaan Baru-baru ini, beberapa peneliti dari Disney dan University of Colorado menemukan metode baru yang bisa digunakan untuk mensimulasikan kain. Metode ini menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan metode yang saat ini banyak dipakai, salah satunya proses simulasi yang lebih cepat sampai 8 kali lipat!



Saat ini, metode yang banyak di gunakan untuk mensimulasikan kain adalah metode geometric multigrid. Metode ini dianggap sangat bagus untuk digunakan dalam kasus mensimulasikan kain, namun mempunyai beberapa kekurangan seperti terbatasnya variasi material, bermasalah pada struktur grid yang tidak beraturan dan lain-lain.


Disini, peneliti dari Disney dan Universitas Colorado menggunakan Algebraic multigrid. Metode ini dianggap lebih baik dan mempunyai berbagai keunggulan dari metode sebelumnya. Lebih lengkap lagi, anda bisa mempelajarinya lewat laporan aslinya disini.

Disana, terdapat paper-nya juga yang bisa anda download.

INFOGRAFIS - Analisa 3D Model Yang Laku Di Pasaran

percobaan
percobaan Okey, infografis ini bisa menjadi aset yang berharga jika anda menggunakan nya dengan baik. CGTrader, sebuah situs pasar 3D model membuat sebuah data berbentuk infografis yang menyajikan analisa terkini tentang bisnis penjualan 3D Model.


Infografis yang diberi judul: Best Selling 3D Models and Practices ini membahas berbagai tren seperti kategori yang paling laku di pasaran, analisa kompetisi, acuan harga, volume penjualan, serta tips dan trik untuk meningkatkan penjualan 3D model anda.

Klik untuk memperbesar

Kebetulan, saya juga menjual beberapa Model 3D saya di beberapa marketplace, termasuk di CGTrader ini. Untuk saya sendiri mah. hasilnya lumayan , bisa buat beli pulsa dan paket internetan. Hahaa . . .
Untuk sekarang sih, belum bisa di jadikan sumber penghasilan. Karena menjual aset 3D sama kaya jualan biasa, kadang laku, kadang juga enggak. Tergantung barang juga sih, seperti kualitas dan kuantitas (jumlah) yang pasti mempengaruhi volume penjualan.

Untuk itu, sebelum membuat dan menjual 3D model, lebih baik analisa dulu tren pasarannya seperti apa. Salah satunya lewat infografis dari CGTrader ini.

Selamat Ulang Tahun 3DS Max!

percobaan
percobaan Tepat pada tanggal 31 Oktober kemarin, 3DS Max tepat berumur 25 tahun. Untuk merayakan ulang tahunnya ini, Tom Hudson (orang pertama yang mengembangkan 3DS Max) menulis artikel tentang sejarah bagaimana ia tertarik dengan komputer grafis, membuat Program 3d-nya sendiri sampai membuat tim untuk mengembangkan software 3D legendaris ini.

Read More: http://area.autodesk.com/blogs/max/back-to-the-future

Yost Group - Tim developer pertama yang mengembangkan 3DS Max

Kalau manusia, mungkin sekarang sudah ABG ya. Dengan umur 25 tahun ini sedang memasuki fase puncak produktifitasnya. Namun, kalau dilihat sekarang, popularitas 3DS Max sudah mulai pudar seiring bermunculannya program lain yang menawarkan kelebihannya masing-masing.
 
Dengan kembalinya Tom Hudson menjadi tim developer 3DS Max, semoga software ini kedepannya semakin baik lagi. Terbukti, dengan versi terbarunya 3DS Max 2016 yang disebut-sebut versi 3DS Max paling memuaskan karena dilengkapi beberapa tambahan fitur yang keren.

Selamat ulang tahun 3DS Max!

Membuat Efek Glitch dengan After Effect

percobaan
percobaan Pada tutorial-tutorial After Effect sebelumnya, kita sudah membahas berbagai topik seperti animasi dasar, Composition, Menambahkan Style, sampai menggunakan Sistem Partikel.
Nah, pada tutorial kali ini, kita akan belajar cara membuat efek pada teks. Efeknya mungkin sering anda lihat, di iklan-iklan sampai intro film, yaitu efek Glitch. Efek ini membuat objek dan layar bergoyang-goyang tak tentu secara acak , menimbulkan kesan rusak.

Misalnya, seperti video dibawah. Pada intro teks diawal video, terlihat efek glitch pada teks cgrafis.


Nah, Untuk membuat efek glitch yang sederhana, silahkan ikuti tutorial dibawah:

1.    Buka After Effect, lalu buat Composition Baru pada menu Composition > New Composition.


2.    Masukkan nama Composition, atur ukuran video yang diinginkan, dan atur juga durasinya. Disini, saya mengaturnya seperti gambar dibawah.


3.    Nah, di Composition baru ini, silahkan ketikkan teks yang di inginkan. Untuk membuat teks gunakan Text Tool (Ctrl+T) lalu klik di jendela Preview.




4.    Supaya teks berada ditengah-tengah, anda bisa memunculkan Title/Action Safe berbentuk garis-garis sebagai Guide. Silahkan tempatkan teks di titik tengah garis.


5.    Di jendela Project, klik kanan lalu pilih Import > File, lalu pilih file video Screen Glitch. Jika anda belum punya video Screen Glitch, anda bisa mendapatkan salah satunya disini.


6.    Pastikan video Screen Glitch sudah muncul di jendela Project.


7.    Sekarang, drag video Screen Glitch ini ke Timeline.


8.    Pada menu Layer > New > Adjustment untuk membuat layer Adjustment baru di timeline.


9.    Di timeline, seleksi layer Adjustment lalu pilih menu Effect > Distort > Displacement Map.


10.    Di pengaturan Displacement Map ini, ubah Displacement Map Layer menjadi video Screen Glitch.


11.    Di timeline, sembunyikan layer Screen Glitch dengan mengklik ikon mata di sebelah kiri.



12.    Sekarang, coba lihat di jendela Preview. Tekan play atau tombol Spasi di keyboard. Terlihat, teks akan sedikit bergerak-gerak. Ok, sampai sini efek Glitch sudah ada, namun kurang besar . . .


13.    Kembali lagi ke parameter Displacement Map, lalu perbesar nilai Max Horizontal Displacement dan Max Vertical Displacement menjadi 40.


14.    Nah, coba play lagi dan lihat di jendela preview. Sekarang, efek Glitch tampak lebih besar.


15.    Ok, sekarang kita akan membuat efek Glitch ini sebagai Transisi atau sebagai efek perantara perpindahan teks. Untuk itu, buat lagi teks kedua menggunakan Text Tool, dimana disini saya menulis “Tutorial Komputer Grafis”.


16.    Di jendela Timeline, seleksi teks CGRAFIS, lalu geser ujung (akhir) nya sehingga hanya sampai ke detik 2 saja. Lihat Gambar . . .



17.    Sekarang, Seleksi teks kedua lalu geser ujung (awal) nya ke detik ke 2. Disini, saya membuat teks berubah dari “CGRAFIS” menjadi “Tutorial Komputer Grafis” pada detik ke-2 dengan mengatur ujung awal dan akhirnya seperti langkah diatas.


18.    Ok, sekarang langkah terakhir seleksi Adjustment Layer lalu geser ujung kiri dan kanannya mendekati detik ke-2 seperti gambar dibawah, sehingga layer ini enjadi pendek di Timeline. Pastikan bagian tengah layer ini sejajar dengan perpindahan dua layer teks, yaitu pada detik ke-2.


19.    Nah, sekarang coba play lagi animasi-nya. Hasilnya kira-kira seperti gambar dibawah . .

 
Hasilnya memang sederhana ya, mengingat disini kita hanya mengatur Nilai Max Horizontal-Vertical saja. Jika anda ingin hasil yang lebih “Greget” lagi, mungkin bisa mencoba bereksperimen dengan berbagai parameter efek Displacement Map.

Di video atas, saya menggunakan empat buah Adjustment Layer (dengan efek Displacement Map) dengan nilai Max Horizontal-Vertical yang berbeda-beda, dan menggunakan teknik Masking agar hanya bagian tertentu saja dari teks yang terkena efek Glitch. Hasilnya seperti ini:


Lebih jauh lagi, anda bisa membuat efek Glitch yang keren dan Futuristik seperti video dibawah:

Video 1
Video 2

Ya, mungkin hanya ini yang bisa saya tulis, semuga tutorial ini bermanfaat dan menambah ilmu baru buat semuanya. Terimakasih . . .