Slider

News

3DS Max

After Effect

Blender

Photoshop

Style5[ImagesOnly]

Waktu mendengar Cyberlink PowerDirector saya sempat gak nyangka kalau ini adalah software untuk video editing. Gak tertarik juga sih karena belum pernah dengar sebelumnya. Tapi setelah lihat popularitasnya dikalangan editor lainnya yang sangat baik, saya mencoba mencari tahu, googling sana-sini dan akhirnya menemukan fakta, bahwa Cyberlink PowerDirector ini merupakan software editing video paling favorit tahun ini, bahkan adobe premiere element pun kalah rating. Wah, saya pikir wajib dicoba nih...

Setelah cari PowerDirector paling ringan (takut kompie nya gak kuat^_^), sayapun dapat PD5 versi trialnya. Download lumayan lama, dan...Taraaa....PowerDirector 5 pun siap diinstall . Setelah installasi kelar, lihat-lihat sebentar, import video, klik sana-sini nyoba tombol yang ada. Dan percaya atau tidak cuma 10 menit saya langsung bisa menguasai tool-toolnya. Gampang banget! (lebih gampang dari ulead). Antarmukanya sangat familiar, simpel, efektif dan tepat sasaran.

Gak lama, saya mulai mencari lagi PD yang lebih update, dan nemuin PowerDirector 7 ultra. Ukurannya cukup gede gan, sekitar 6-7 ratus MB-an.


PowerDirector 7 ini punya antarmuka yang gak jau berbeda dengan PowerDirector 5 yang sebelumnya saya pake. Simpel dan memudahkan pengeditan. Selain itu PowerDirector 7 juga mendukung banyak format video. Cukup impor ke jendela project dan geser ke timeline, Videopun siap diedit. Mau dipotong, dipercepat/diperlambat, atur warna, membekukan frame, menambahkan tittle dan lainnya dapat dilakukan dengan mudah hanya dengan memilih menu tab diatas timeline. Menu tab ini akan berubah-ubah sesuai dengan objek yang diseleksi.



Selain mudah digunakan, fitur yang disediakan PD7 ini juga sangat banyak. Ada room untuk membuat intro khusus dengan animasi teks yang bervariasi, mendukung chroma key, audio mixing, pembuatan subtitle, tool peredam guncangan kamera, jendela pembuat photo slideshow yang instant, dan masih banyak lagi. Bahkan bisa juga digunakan untuk membuat efek manipulasi video.

Jika proses pengeditan selesai, saatnya video dirender untuk diproduksi. Di PowerDirector, proses render bisa dilakukan dengan cara memilih tab produce dibagian atas. Pada langkah pertama produce, Ada berbagai pilihan render disana, diantaranya: dibuat file, dijadikan file streaming, ditulis kembali ke kaset (DV maupun HDV), disimpan ke HDD Camcorder, atau diupload langsung ke youtube. Tinggal pilih sesuai kebutuhan dan pilih profil kualitas video yang agan inginkan. Gampang kan...

Oh, ya... Untuk sekarang PowerDirector versi terbaru adalah PowerDirector 10 Deluxe yang menjadi software untuk pengeditan HD video, audio, dan gambar terbaik dan terfavorit tahun ini (lihat disini).

Sekedar info, PD10 dilengkapi dengan kapabilitas 3D, jadi cocok buat agan yang suka dengan visual efek.

Selain itu, PD10 juga hadir dengan teknologi Intelegent SVRT yang mempunyai perhitungan kompleks membuat proses rendering berjalan dengan sangat cepat, dimana video dipecah ke media komponennya yang memilih tipe dengan pengaturan file  terbaik. PD10 juga menggunakan teknologi TrueVelocity. Kombinasi unik dari software dan hardware ini meningkatkan performasi yang signifikan untuk speed bost. Membuatnya ringan dan tidak memberatkan komputer saat beroprasi.


About Tedi Permana

Blogger, 3D Generalist, Photoshoper dan gamer. Lahir di Tasikmalaya 31 Agustus 1993.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment